8 Bulan, 30 Bangunan di Kota Batu Rusak Diterjang Angin Kencang

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 16:00 WIB
ANGIN KENCANG: Pohon tumbang di sisi timur Makam Pahlawan Untung Suropati, Jalan Suropati, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu pada Selasa (4/8). (BPBD KOTA BATU FOR RADAR BATU)
ANGIN KENCANG: Pohon tumbang di sisi timur Makam Pahlawan Untung Suropati, Jalan Suropati, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu pada Selasa (4/8). (BPBD KOTA BATU FOR RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Angin kencang masih menjadi ancaman hidrometeorologi di Kota Batu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 39 kejadian angin kencang sepanjang Januari hingga awal Agustus 2026. Sedikitnya 30 bangunan mengalami kerusakan. Mayoritas akibat tertimpa pohon tumbang.

Berdasarkan data BPBD, kejadian terbanyak terjadi pada Januari dengan 14 kasus. Selanjutnya Maret 17 kejadian, Februari tiga kejadian, April tiga kejadian, serta masing-masing satu kejadian pada Mei dan Agustus.

Kepala BPBD Kota Batu Suwoko mengatakan sebagian besar kejadian dipicu pohon tumbang saat hujan disertai angin kencang. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem.

Baca Juga: 9 Tahun Moratorium Tebang Pinus, Petani Hutan di Kota Batu Andalkan Tumpangsari - Radar Batu

“Kami mengimbau masyarakat menunda perjalanan jika hujan deras disertai angin kencang dan menghindari berteduh di bawah pohon besar,” ujarnya. Peristiwa terbaru terjadi Selasa (4/8) di sisi timur Makam Pahlawan Untung Suropati, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu.

Dahan pohon berdiameter sekitar 50 sentimeter dengan tinggi sekitar 15 meter patah dan menimpa kabel telekomunikasi serta dua atap warung. “Tidak ada korban jiwa maupun korban luka, tetapi akses jalan sempat terganggu karena tertutup material pohon,” ujarnya.

Baca Juga: Sekolah Direhab, Disdik Kota Batu Pastikan Belajar Tetap Jalan dengan Kelas Sementara - Radar Batu

Tim gabungan BPBD bersama instansi terkait langsung melakukan asesmen dan mengevakuasi material menggunakan gergaji mesin. Setelah proses pembersihan selesai, arus lalu lintas kembali normal. Petugas BPBD juga merekomendasikan pemangkasan rutin terhadap pohon-pohon tua atau dahan yang berpotensi patah sebagai langkah mitigasi.

Kejadian serupa sebelumnya terjadi pada 8 Maret 2026 di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. Saat itu, pohon jati berdiameter sekitar 20 sentimeter dan tinggi 10 meter tumbang akibat akar yang rapuh hingga menimpa rumah warga dan merusak bagian atap dapur. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
bencana hidrometeorologi cuaca ekstrem angin kencang bpbd kota batu pohon tumbang