Korban Pembacokan di Kelurahan Temas, Kota Batu Sudah Dipulangkan dari RS

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 20:01 WIB
BERI PERHATIAN: Staf Kelurahan Temas mengunjungi korban pembacokan di RS Bhayangkara Hasta Brata pada 24 Juli lalu. (ISTIMEWA FOR RADAR BATU)
BERI PERHATIAN: Staf Kelurahan Temas mengunjungi korban pembacokan di RS Bhayangkara Hasta Brata pada 24 Juli lalu. (ISTIMEWA FOR RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Kondisi ES, 41, petugas pengangkut sampah asal Kelurahan Temas, Kecamatan Batu yang menjadi korban pembacokan tetangganya sendiri berinisial E, terus membaik. Setelah menjalani operasi dan perawatan intensif selama empat hari di RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu, korban kini telah diperbolehkan pulang.

Peristiwa pembacokan terjadi pada 24 Juli sore. Saat itu, korban berada di rumahnya ketika pelaku tiba-tiba datang sambil membawa senjata tajam. Begitu pintu dibuka, pelaku langsung menyerang korban dengan celurit. Korban mengalami sejumlah luka serius. Akibat serangan tersebut, ES mengalami empat luka sabetan di beberapa bagian tubuh.

Luka ditemukan di bagian belakang kepala, leher sebelah kanan, dua luka robek pada kaki kanan, dan jari manis tangan kanan. Kaurwasopsyan Subbagwasintern RS TK III Bhayangkara Hasta Brata Batu AKP Dodik Bintoro mengatakan korban langsung menjalani penanganan darurat setibanya di rumah sakit.

Baca Juga: Warga Ambil Alih Penyerahan PSU Tiga Perumahan ke Pemkot Batu - Radar Batu

Tim medis kemudian melakukan tindakan operasi untuk menghentikan perdarahan. Hal itu sekaligus untuk menangani kerusakan jaringan akibat sabetan senjata tajam. “Korban masuk perawatan sejak hari kejadian pada 24 Juli. Setelah menjalani rawat inap dan tindakan medis selama empat hari, 27 Juli lalu korban dinyatakan boleh pulang,” ujarnya.

Menurut Dodik, kondisi korban terus menunjukkan perkembangan positif selama masa perawatan. Meski demikian, korban tetap diminta menjalani kontrol dan perawatan jalan hingga luka benar-benar pulih.

Baca Juga: Hanya 11 dari 160 Kendaraan yang Melintas di Kota Batu Lolos Uji Kelaikan dan Administrasi - Radar Batu

Di sisi lain, persoalan biaya pengobatan korban juga telah terselesaikan. Seluruh biaya perawatan, termasuk tindakan operasi di RS Bhayangkara Hasta Brata, ditanggung penuh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melalui fasilitasi anggota DPRD Kota Batu.

Sebelumnya, pelaku E telah dibawa ke RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang untuk menjalani perawatan. Keputusan itu diambil setelah hasil pemeriksaan menunjukkan yang bersangkutan merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Pelaku juga memiliki riwayat perawatan kejiwaan.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Pembacokan Kota Batu Korban Pembacokan Kriminal Kota Batu Perawatan Korban kelurahan temas