BATU, RADAR BATU – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu menyiapkan strategi khusus menghadapi warga dan pelaku usaha yang menolak mengikuti Sensus Ekonomi 2026. Pendekatan dilakukan secara bertahap, bahkan Kepala BPS siap turun langsung apabila penolakan terus terjadi.
Kepala BPS Kota Batu Herlina Prasetyowati Sambodo menjelaskan petugas terlebih dahulu diminta memberikan penjelasan mengenai tujuan sensus sekaligus menjamin kerahasiaan data responden.
Baca Juga: 50 Warga Kota Batu Antre Sidang Perwalian Terpadu - Radar Batu
Apabila wawancara tatap muka ditolak, responden diberi pilihan mengisi data secara mandiri melalui sistem Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI).
"Melalui CAPI, responden dapat mengisi datanya sendiri," katanya.
Jika masih menolak, Petugas Pencacah Lapangan (PPL) wajib melakukan kunjungan hingga tiga kali. Setelah itu penanganan dilanjutkan oleh Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) atau pengawas.
Sebagai langkah terakhir, Kepala BPS Kota Batu akan menemui responden secara langsung untuk memberikan penjelasan.
Bila seluruh tahapan tersebut tetap tidak berhasil, BPS akan menyusun Berita Acara Non-Respon yang ditandatangani Ketua RT sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi kepada BPS Pusat.
Meski mekanisme itu telah disiapkan, hingga kini BPS Kota Batu mengaku belum menetapkan satu pun responden sebagai non-respon dan masih terus mengedepankan pendekatan persuasif.
Editor : Fajar Andre Setiawan