BATU, RADAR BATU - Pelantikan Alfi Nurhidayat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) menjadi awal penataan besar birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Setelah jabatan Sekda definitif terisi, pemerintah bersiap melakukan mutasi dan promosi pejabat untuk mengisi sedikitnya tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang kosong tahun ini.
Wali Kota Batu Nurochman mengatakan proses penataan birokrasi ditargetkan mulai bergulir pada awal Agustus. “Yang kosong dan masih diisi Plt akan segera kami isi. Semoga awal Agustus sudah mulai berjalan,” ujarnya.
Sebanyak enam jabatan akan lowong karena pejabatnya memasuki masa pensiun. Jabatan tersebut meliputi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BKPSDM, Kepala BKAD, Kepala DP3AP2KB, serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Batu.
Sementara satu posisi lainnya, yakni Kepala Dinas Pendidikan, kosong setelah Alfi Nurhidayat dilantik sebagai Sekda definitif. Untuk menjaga pelayanan tetap berjalan, Pemkot Batu menunjuk Kepala Bapenda Mohammad Nur Adhim sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan hingga pejabat definitif ditetapkan.
Menurut Nurochman, pengisian jabatan tersebut sebelumnya memang ditunda karena pemerintah harus menuntaskan proses pengisian jabatan Sekda terlebih dahulu.
BACA JUGA: Wali Kota Batu Minta Sekda Baru Akhiri Ego Sektoral: Semua ASN Harus Tegak Lurus Visi mBatu SAE
Kini setelah seluruh tahapan selesai, penataan organisasi akan dipercepat agar seluruh organisasi perangkat daerah dipimpin pejabat definitif.
Pemkot berharap keberadaan pimpinan baru mampu mempercepat pengambilan keputusan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan