Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Enam Pucuk Pimpinan Pemkot Batu Pensiun Berjemaah Tahun Ini

Rori Dinanda Bestari • Senin, 1 Juni 2026 | 19:00 WIB
DISIPLIN: Sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Batu mengikuti apel pagi beberapa waktu lalu.
DISIPLIN: Sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Batu mengikuti apel pagi beberapa waktu lalu.

 

BATU, RADAR BATU - Gelombang kekosongan pucuk pimpinan bakal menerjang tubuh Pemkot Batu tahun ini. Hal itu disebabkan lantaran enam pemilik kursi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) pensiun berjemaah. Purna tugas massal tersebut tentu memaksa perombakan struktur birokrasi skala besar.

Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto bersiap menggelar lelang terbuka alias open bidding untuk tujuh kursi JPTP pada awal Juni ini. Deretan posisi strategis yang segera lowong meliputi Penjabat (Pj) Sekda (Eko Suhartono), Staf Ahli Bidang Pemerintahan (Agoes Machmoedi), Kepala Dinas Perhubungan (Susetya Herawan), Kepala BKPSDM (Santi Restuningsasi), Kepala BKAD (Eny Rachyuningsih), dan Kepala DP3AP2KB (Heru Yulianto).

BACA JUGA: Mencicipi Susu Segar di Kop Sae Pujon, Sekaligus Berburu Oleh-Oleh Khas Daerah

Daftar kursi kosong tersebut dipastikan bakal bertambah panjang menjadi tujuh posisi. Penambahan ini terjadi lantaran figur yang kelak terpilih sebagai Sekda definitif otomatis harus menanggalkan jabatan lamanya sebagai kepala dinas.

Namun, eksekusi perombakan gerbong birokrasi ini terpaksa ditahan sementara waktu. Heli menegaskan lelang jabatan kepala dinas baru bisa digelar setelah urusan administrasi penetapan Sekda definitif tuntas.

BACA JUGA: Catat! Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan Siswa Saat Memilih Jurusan Kuliah

“Setelah Sekda definitif dilantik, kami langsung bersiap menggelar open bidding,” urai pria asal Sumberbrantas itu. Penundaan ini murni dilandasi kepatuhan pada koridor regulasi. Secara ex officio, Sekda menjabat sebagai Ketua Tim Penilai Kinerja PNS tingkat daerah.

Tanpa kendali Sekda definitif, proses kurasi rekam jejak, penilaian kompetensi, hingga pengusulan nama calon kepala dinas ke pemerintah pusat dinilai akan cacat prosedur.

Oleh sebab itu, penyelesaian bursa Sekda kini menjadi prioritas utama Pemkot Batu.

BACA JUUGA: Noi23 Coffee, Tempat Bersantai di Jalur Cangar dengan Panorama Pegunungan

Kekosongan tujuh kursi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini sekaligus menggelar karpet merah bagi para birokrat lapis kedua. Pejabat eselon III yang telah memenuhi kualifikasi kini memiliki peluang besar untuk promosi jabatan.

Heli menggaransi seleksi terbuka akan berjalan transparan demi menjaring figur pimpinan yang taktis dan inovatif. “Secepatnya, begitu rekomendasi nama Sekda dari BKN pusat diturunkan, tim panitia seleksi lelang jabatan kepala dinas akan langsung kami bentuk,” pungkasnya. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#Pemerintah Kota Batu #pensiun