BATU, RADAR BATU – Di balik meningkatnya jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI), terdapat dampak ekonomi yang cukup signifikan bagi masyarakat Kota Batu.
Pendapatan dari luar negeri atau remitansi dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
BACA JUGA Pesan Makanan Online, Awas di Kota Batu Marak Jadi Sasaran Pencurian
Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Batu Suhartini Ningsih menyebut uang kiriman PMI memberi efek ganda bagi perekonomian lokal.
“Uang kiriman berputar di pasar dan sektor jasa, sehingga memberi efek ganda,” ujarnya.
BACA JUGA Sopir Ngantuk, Mobil Boks Bermuatan Kue Pia Hantam Taman di Jalan Sultan Agung Kota Batu
Banyak keluarga PMI yang mampu memperbaiki kondisi ekonomi, mulai dari renovasi rumah hingga peningkatan daya beli.
Selain itu, sejumlah purna PMI juga kembali dengan modal usaha. Mereka mengembangkan berbagai sektor, seperti pertanian modern, kuliner, hingga usaha berbasis wisata.
Meski membawa dampak positif, pemerintah tetap mengingatkan adanya risiko, terutama terkait keberangkatan nonprosedural atau ilegal.
BACA JUGA Arus Balik Libur Panjang Picu Kemacetan di Kota Batu
Karena itu, pengawasan hingga tingkat desa terus diperkuat, disertai peningkatan keterampilan bagi calon pekerja migran.
Pemerintah juga mendorong agar PMI dapat masuk ke sektor formal yang lebih aman dan memiliki perlindungan hukum lebih baik.
Fenomena ini menjadi gambaran dua sisi, yakni peluang ekonomi dari luar negeri, sekaligus tantangan dalam penciptaan lapangan kerja di dalam daerah.
Editor : Fajar Andre Setiawan