Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Hanya 130 dari 670 Disabilitas yang Terima Insentif Tahun Ini

Fajar Andre Setiawan • Senin, 2 Maret 2026 | 10:32 WIB

Ilustrasi kursi roda sebagai alat yang digunakan oleh penyandang disabilitas yang tidak bisa berjalan. (pch.freepik)
Ilustrasi kursi roda sebagai alat yang digunakan oleh penyandang disabilitas yang tidak bisa berjalan. (pch.freepik)

BATU - Sekitar 130 penyandang disabilitas di Kota Batu diproyeksikan menerima insentif sosial tahun ini. Jumlah itu merupakan bagian dari sekitar 670 penyandang disabilitas yang tercatat dalam basis data Pemerintah Kota Batu per awal 2026.

Penetapan penerima bantuan dilakukan secara selektif. Tidak semua penyandang disabilitas otomatis mendapatkan insentif. Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi serta kebutuhan riil di lapangan.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Batu, Mustakim Wardi, mengatakan bantuan diprioritaskan bagi kelompok disabilitas pada kategori desil 1 sampai 5 sesuai dengan kriteria penerima bantuan sosial.

Setiap penerima manfaat akan memperoleh insentif sebesar Rp500 ribu per bulan. Namun mekanisme penyalurannya masih bersifat fleksibel. Bantuan dapat disalurkan setiap triwulan atau enam bulan sekali, menyesuaikan kebijakan anggaran serta evaluasi program.

“Tetapi nominal bantuan yang diterima tetap sama,” kata Mustakim. Tahun ini juga terjadi perubahan mekanisme koordinasi program. Pengelolaan insentif disabilitas kini berada di bawah koordinasi Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Batu.

Sebelumnya, program tersebut dikelola Bidang Bantuan Jaminan Sosial (Banjamsos). Perubahan ini diharapkan membuat proses pendataan, verifikasi, hingga penyaluran bantuan lebih terfokus dan tepat sasaran.

Secara jumlah, penerima insentif tahun ini meningkat dibandingkan 2025. Tahun lalu, sebanyak 102 penyandang disabilitas menerima bantuan pada tahap pertama. Jumlah itu kemudian bertambah menjadi 103 orang pada tahap kedua.

Meski demikian, data penerima masih bersifat dinamis. Perubahan tetap dimungkinkan seiring pembaruan data sosial ekonomi masyarakat serta hasil verifikasi dan validasi lapangan. (dia/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#kota batu #dinsos batu #penyandang disabilitas #insentif