Radar Batu - Korlantas Polri berupaya memastikan arus mudik Lebaran 2026 berlangsung tertib dan lancar dengan meluncurkan tagline nasional “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Melalui kampanye ini, Polri ingin menumbuhkan budaya disiplin berlalu lintas di tengah masyarakat.
Korlantas menegaskan bahwa pengamanan mudik harus dilakukan secara optimal, humanis, dan profesional. Selain pengaturan lalu lintas, pendirian pos pelayanan, serta pengamanan titik rawan kecelakaan, aspek kelengkapan administrasi kendaraan juga menjadi perhatian utama. Untuk itu, generasi muda, khususnya Gen-Z, diajak berperan aktif dalam mengampanyekan tertib administrasi kendaraan bermotor (Ranmor).
Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo menjelaskan bahwa pengamanan mudik tidak hanya berfokus pada rekayasa lalu lintas. Kesiapan dokumen seperti SIM, STNK aktif, kepemilikan BPKB yang sah, serta kepatuhan terhadap registrasi dan identifikasi kendaraan juga menjadi faktor penting dalam mendukung keselamatan perjalanan.
“Gen-Z adalah generasi digital yang kreatif dan memiliki pengaruh besar di ruang publik maupun media sosial. Kami mengajak mereka menjadi agen perubahan, mengkampanyekan pentingnya tertib administrasi kendaraan sebagai bagian dari budaya keselamatan berlalu lintas,” ujar Wibowo, Rabu (25/2).
Menurutnya, kepatuhan administrasi bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap diri sendiri, keluarga, dan pengguna jalan lainnya. Kendaraan yang terdaftar secara legal akan memudahkan pengawasan, perlindungan hukum, hingga penanganan jika terjadi insiden di perjalanan.
Wibowo menambahkan, makna “Keluarga Bahagia” menjadi tujuan akhir dari seluruh upaya tersebut. Mudik merupakan momen emosional untuk berkumpul bersama keluarga, dan kebahagiaan itu hanya bisa diraih jika perjalanan dilakukan dengan tertib dan disiplin.
Ia pun mendorong pemanfaatan edukasi digital, diskusi interaktif, serta kampanye kreatif di berbagai platform yang akrab dengan Gen-Z agar kesadaran tertib administrasi kendaraan tumbuh sebagai gaya hidup generasi muda.
“Kami ingin keselamatan menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Ketika administrasi tertib, kendaraan laik jalan, dan pengemudi disiplin, maka mudik akan aman dan keluarga pun bahagia,” jelasnya.
Penulis: Qonita Naila Syahida
Editor : Fajar Andre Setiawan