BATU - Masyarakat Kota Batu tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram. Pasalnya, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan untuk Kota Batu aman. Termasuk untuk selama momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiapkan stok mencapai 12.240 metrik ton atau berkisar 4.080.000 tabung. Sementara itu, penggunaan rata-rata konsumsi harian mencapai 44 metrik ton atau setara 14.733 tabung. Artinya, proyeksi kebutuhan LPG 3kg hingga akhir tahun mencapai 1.502.766 tabung.
Keamanan stok LPG 3 kg dituturkan pemilik pangkalan di Jalan Indragiri, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Purnani Handayani. Pihaknya mengaku rutin mendapat kiriman LPG 3 kg dari agen Lancar Jaya Putra sesuai batas yang ditetapkan Pertamina. “Suplai LPG 3 kg dikirim 70 tabung per hari,” ungkapnya.
Dirinya mengaku sejauh ini tidak ada keluhan terkait kelangkaan LPG 3 kg. Konsumsi tabung gas melon itu dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk keperluan sehari-hari tanpa menjual ke pengecer. Sehingga, daya konsumsinya tidak begitu besar. Jika berkaca dari momentum libur Nataru tahun sebelumnya, Purnani mengaku juga tidak pernah kehabisan stok.
Meski terjadi lonjakan permintaan, ketersediaan tabung masih relatif aman. Harga yang dijual dipastikan sesuai ketentuan, yakni Rp 18 ribu per tabung. Ada kenaikan Rp 2 ribu dari agen yang ditetapkan sebesar Rp 16 ribu.
Pemilik pangkalan di Jalan Diponegoro, Kelurahan Sisir Tri Wijaya juga menuturkan hal yang sama. Meski sempat mengalami penurunan jatah dari 100 ke 70 tabung tahun ini, dirinya memastikan stok relatif aman. “Alhamdulillah, setiap hari selalu habis,” katanya.
Tri mengaku penyaluran dari agen juga masih lancar. Dirinya mengaku belum mengetahui kepastian mengenai tambahan LPG 3 kg menjelang momen Nataru. “Yang jelas pernah ada suplai tambahan pada momen high season atau hari besar keagamaan,” bebernya.
Terpisah, Area Managaer Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengaku telah membentuk satuan petugas (satgas) Nataru. Satgas itu bertujuan memastikan suplai LPG 3kg lancar ke berbagai daerah.
“Termasuk distribusi ke daerah-daerah rawan dan terpencil,” jelasnya. Selain keamanan stok, dirinya juga mengoptimalkan jaringan layanan pada periode Nataru. Salah satunya agen LPG siaga yang memastikan masyarakat dapat menjangkau kebutuhan kapan saja. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho