BATU - Tenant bank sampah RW 10 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu dan Tim Pemuda Resik Jaga Lingkungan (Pradja) diserbu pengunjung Car Free Day (CFD) MBatu Sae kemarin (20/10). Mereka antusias belajar eco enzym. Kegiatan itu sekaligus membuktikan CFD tak hanya sarana olahraga dan rekreasi saja melainkan juga sarana edukasi.
Pengunjung tak hanya mendapatkan penjelasan produk saja. Namun, juga bisa mendapatkan produk turunan eco enzyme secara cuma-cuma. Seperti sabun cair, sabun padat, hand sanitizer, pupuk, detergen, pembersih lantai, bantal ampas, dan obat luka.
Bank sampah di RW 10 itu sebenarnya sudah sempat aktif. Sayangnya, pemanfaatan produk dan pengembangannya masih belum masif dilakukan. Project Officer Pradja, Syahdad Nabil mengaku juga aktif melakukan kegiatan edukasi serupa di Alun-Alun Kota Wisata Batu.
“Kami memilih buka tenan di CFD karena ingin menyasar lebih banyak kelompok keluarga agar teredukasi terkait eco enzym,” ujarnya. Tujuannya agar praktik pengolahan sampah menjadi berbagai produk turunan bisa dimanfaatkan di rumah masing-masing.
Nabil mengatakan pembuatan eco enzyme memakan waktu 90 hari. Dirinya bersama tujuh anggota tim dan warga RW 10 kompak membuat eco enzyme setiap Sabtu dan Minggu. “Karena bahan organik seperti kulit jeruk dan nanas banyak di sekitar kami,” imbuhnya.
Mahasiswa Bioteknologi Universitas Brawijaya (UB) itu mengklaim mendapat respon positif dari pengunjung. Pengunjung juga tampak antusias dan penasaran terhadap proses pembuatan eco enzym itu. Bahkan ada yang mengajak kerja sama juga.
Wakil Ketua Eco Enzyme sekaligus koordinator wilayah Kecamatan Batu Suharyani mengatakan produk tersebut dibagikan secara gratis. Harapannya agar memancing rasa penasaran masyarakat sehingga bisa tergerak membuatnya sendiri di rumah.
Apalagi pengunjung juga diberikan selebaran yang berisi materi pembuatan hingga manfaat eco enzyme. “Hari ini (kemarin) kami membawa 60 sabun cair, 160 eco enzyme kemasan 30 mililiter, 15 botol eco enzyme kemasan 100 mililiter, 16 botol eco enzyme kemasan 250 mililiter, 50 botol hand sanitizer, dan 12 bantal ampas eco enzyme,” pungkasnya. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho