Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Realisasi Pajak Mamin Lampaui Target

A. Nugroho • Minggu, 28 September 2025 | 16:39 WIB
LAYANI PEMBELI: Salah seorang pengunjung membeli kopi di salah satu kafe di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Batu kemarin (26/9).
LAYANI PEMBELI: Salah seorang pengunjung membeli kopi di salah satu kafe di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Batu kemarin (26/9).

BATU - Bisnis kafe dan restoran di Kota Batu terus berkembang positif. Peningkatan kuantitas dan animo pengunjung membuat realisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PJBT) makanan dan minuman (mamin) turut terdongkrak. Pada akhir triwulan tiga tahun ini, realisasi pajak mamin sudah mencapai Rp 28,7 miliar.

 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu Mohammad Nur Adhim menjelaskan target pajak mamin tinggal tersisa Rp 7,2 miliar saja. Sebab, total target tahun ini sebesar Rp 35,9 miliar. Angkanya lebih besar jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya Rp 31,9 miliar saja.

 

“Idealnya capaian pada triwulan ketiga yakni 75 persen. Sementara, saat ini sudah 79,93 persen,” terangnya. Artinya realisasinya sudah melebihi sebesar 4,93 persen. Adhim mengakui kuantitas kafe dan restoran terus bertambah. Tahun ini saja, dia mengaku mencatat 39 Wajib Pajak (WP) baru.

 

Sebelumnya, pada 2024 lalu jumlah WP kafe dan restoran hanya 476 saja. sedangkan sekaran sudah naik menjadi 515 objek. “Kota Batu memang cocok dijadikan magnet bisnis di bidang food and baverage (fnb) sebagai penunjang pariwisata. Selain itu, pendataan ulang potensi WP baru juga terus dilakukan secara berkala.

 

Misalnya, ada kafe dan restoran baru di Kota Batu yang memenuhi persyaratan ditarik pajak akan langsung didata. Bapenda menegaskan hanya menyasar kafe yang memiliki omzet minimal sebesar Rp 10 juta per bulan. Dengan besaran pajak 10 persen dari pendapatan bulanan tersebut.

 

Mantan Kepala Satpol PP itu optimistis bisa mengejar target pajak mamin tahun ini. Apalagi, pencegahan kebocoran pajak juga terus dioptimalkan. Salah satunya dengan pengawasan lapangan dan pemasangan tapping box. “Saat ini sudah ada sekitar 121 unit yang terpasang di sejumlah objek pajak,” tandas pria asli Kota Semarang itu. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#Bisnis kafe #target #pajak #batu