Radar Batu – Dikenal sebagai kota wisata dengan udara sejuk dan panorama alam yang menawan, Kota Batu juga menyimpan potensi besar sebagai destinasi olahraga alam terbuka.
Berbagai kegiatan fisik yang memacu adrenalin bisa dilakukan di tengah lanskap perbukitan dan pegunungan yang masih alami. Tiga lokasi berikut menjadi rekomendasi utama bagi wisatawan dan pecinta olahraga outdoor.
1. Paralayang Gunung Banyak
Gunung Banyak menjadi salah satu ikon wisata olahraga di Kota Batu. Dari ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut, pengunjung dapat menikmati pengalaman terbang bebas di udara dengan latar belakang pemandangan Kota Batu, pegunungan, serta hamparan kebun apel yang tertata rapi.
Paralayang di tempat ini cocok bagi pemula karena tersedia paket tandem dengan instruktur profesional bersertifikat.
Setiap peserta akan dibekali perlengkapan keselamatan dan pengarahan teknis sebelum mengudara. Waktu terbaik untuk melakukan paralayang adalah pagi atau sore hari ketika angin lebih stabil dan cuaca cenderung cerah.
2. Downhill Bukit Klemuk
Bagi penggemar olahraga sepeda ekstrem, Bukit Klemuk menawarkan jalur downhill sepanjang 1,2 kilometer yang cukup menantang.
Terletak tak jauh dari pusat Kota Batu, trek ini sering dijadikan lokasi latihan maupun kompetisi lokal dan nasional.
Jalur dengan kontur tanah liat, bebatuan, serta turunan curam menjadikan Bukit Klemuk sebagai spot favorit bagi pesepeda berpengalaman.
Namun, pemula pun tetap dapat mencoba jalur ini dengan bimbingan instruktur dan penggunaan sepeda downhill standar. Pengelola setempat juga menyediakan fasilitas penyewaan peralatan dan area istirahat.
3. Rafting Kaliwatu
Sungai Kaliwatu merupakan lokasi rafting paling populer di Kota Batu. Aliran air yang deras, ditambah bebatuan alami di sepanjang sungai, menciptakan tantangan tersendiri bagi peserta rafting, baik pemula maupun yang telah berpengalaman.
Aktivitas ini cocok dilakukan secara berkelompok, baik oleh wisatawan umum maupun komunitas olahraga.
Pihak operator menyediakan perlengkapan keselamatan seperti helm, pelampung, serta briefing teknis sebelum kegiatan dimulai. Durasi pengarungan biasanya berlangsung selama 1,5 hingga 2 jam dengan jarak tempuh sekitar 7 kilometer.
Ketiga lokasi tersebut bukan hanya menawarkan pengalaman olahraga yang menyenangkan, tetapi juga memperkenalkan keindahan alam Kota Batu dari sisi yang berbeda. Dengan fasilitas yang lengkap, akses yang mudah, dan suasana yang mendukung, paralayang di Gunung Banyak, downhill di Bukit Klemuk, dan rafting di Kaliwatu layak menjadi pilihan utama dalam agenda liburan aktif Anda. (Rizz)
Editor : Aditya Novrian