Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Grup Senam Desa Ramaikan CFD Mbatu Sae

Fajar Andre Setiawan • Senin, 28 April 2025 | 16:56 WIB
ENERGIK: Kelompok senam beberapa desa meramaikan event zumba bersama CFD Mbatu Sae di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Batu, kemarin (27/4).
ENERGIK: Kelompok senam beberapa desa meramaikan event zumba bersama CFD Mbatu Sae di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Batu, kemarin (27/4).

BATU - Event zumba di Car Free Day (CFD) Mbatu Sae jadi ajang adu kekompakan kelompok senam desa.

Kelompok yang beranggotakan ibu-ibu itu rutin datang ke CFD untuk mengikuti senam bersama di Jalan Sultan Agung.

Bahkan, mereka kompak mengenakan dresscode senada.

Salah seorang peserta zumba, Ika Sri Wahyuni mengaku tergabung dalam grup senam Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji.

Dia rutin datang bersama rombongan khusus untuk mengikuti senam bersama di CFD Mbatu Sae.

Setiap minggunya dresscode yang dikenakan selalu berganti-ganti.

“Informasi terkait dresscode seperti apa yang dikenakan, disampaikan melalui grup WhatsApp kami,” ungkap perempuan berusia 39 tahun itu kemarin (27/4).

Dia mengenakan atasan merah, senada dengan belasan temannya yang lain.

Menurutnya event senam di CFD bisa menjadi ajang berjejaring.

Sebab, bisa bertemu dengan grup senam dari desa lainnya.

Instruktur zumba, Zin Okky Kyozha mengatakan jumlah peserta senam terus meningkat.

Itu tak lepas dari upaya promosi dari setiap instruktur yang akan memandu zumba di CFD.

Pasalnya, dia menyebut setiap zin punya pengikut masing-masing.

“Seperti hari ini ada kelompok binaan saya dari Ngantang dan Pujon yang turut hadir,” ujarnya.

Okky mengaku selalu mengunggah kegiatan di sosial media pribadinya.

Sehingga, grup-grup zumba yang ia latih bisa turut meramaikan.

Terutama di event-event yang terbuka untuk publik seperti di CFD Mbatu Sae.

Senam bersama tidak hanya bisa menjadi sarana olahraga saja.

Tapi juga bisa sebagai media refreshing.

Dia menambahkan ada beberapa strategi yang ia lakukan agar senam tak membosankan.

Yakni memilih musik yang sedang tren atau viral.

Selain itu, juga memasukkan muatan budaya, misalnya seperti bantengan.

Sebagai informasi, senam bersama dimulai pukul 07.30.

Durasinya selama 75 menit.

“Kami carikan gerakan yang mudah ditirukan,” tandasnya. (adv/iza/dre)

Editor : A. Nugroho
#CFD Mbatu Sae #senam #kota batu #car free day