Fajar Andre Setiawan• Selasa, 18 Februari 2025 | 19:00 WIB
SEREMONIAL: Kepala dinas baru menandatangani SK pelantikan di depan Pj Wali Kota Batu di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Batu kemarin.
3 Kadin Dirotasi, 3 Plt Lepas Tugas Ganda
BATU - Delapan kursi kepala dinas Pemerintah Kota (Pemkot) diisi wajah baru.
Mereka resmi dilantik Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Batu kemarin (17/2).
Tak semua yang menduduki kursi kepala dinas benar-benar wajah baru.
Ada tiga di antaranya yang hanya dirotasi saja.
Sementara, tiga lainnya adalah pelaksana tugas (Plt) yang kemudian digantikan pejabat baru.
Dari delapan instansi itu hanya ada dua wajah yang benar-benar baru.
Yakni Lilik Fariha yang kini menjabat sebagai kepala dinas sosial menggantikan Forkan dan Esty Dwiastuti yang menjabat sebagai kepala dinas perpustakaan dan arsip menggantikan Santi Restuningsasi.
Aries mengatakan rotasi kepala dinas di tiga instansi bertujuan sebagai penyegaran.
Seperti yang ia lakukan di Dinas Pariwisata (Disparta), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).
(selengkapnya baca grafis)
Grafis rotasi kepala instansi pemerintah Kota Batu.
“Memang perlu penyegaran agar ada suasana yang fresh di lingkungan kerja pemerintahan,” jelasnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur itu menyebut sempat melakukan penundaan pelantikan.
Sebab, rekomendasi dari Mendagri sudah terbit sejak Jumat sore lalu (14/2).
Namun, karena keterbatasan waktu dia meminta pelantikan diundur menjadi hari ini (kemarin).
Dirinya berharap kepala dinas definitif dapat mengemban amanah dengan baik.
Termasuk menjalin kerja sama antarpegawai dan DPRD Kota Batu.
“Masa jabatan saya akan berakhir beberapa hari lagi, sesuai peraturan kami tetap langsungkan pelantikan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu Zulkarnain mengatakan pemilihan kandidat di masing-masing jabatan dilakukan melalui seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) sejak November lalu.
Khususnya pada pendataan formasi yang kosong.
“Sesuai aturan, kekosongan eselon II perlu dilakukan open bidding,” ujarnya.
Semua tahapan seleksi berdasarkan izin Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ada empat rangkaian seleksi yang dilakukan.
Mulai dari administrasi, asesmen, wawancara, dan penentuan final. Pada seleksi wawancara dan asesmen akan dipilih tiga kandidat terbaik.
Ketiga nama terbaik itu telah diumumkan Desember lalu.
Kandidat itulah yang diusulkan ke BKN untuk dilakukan penentuan dan pengajuan rekomendasi pelantikan.
Sebagai informasi, masih ada tiga jabatan kepala dinas yang dijabat oleh Plt.
Yakni kepala Pelaksana BPBD, kepala Pengadaan Barang dan Jasa, dan kepala Badan Administrasi Pembangunan Daerah. (ori/dre)